“Lebaran, Silaturrahmi dan Sukses pemilukada”

Besok pagi atau lusa umat islam di Jepara akan merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadlan, yaitu  Hari Raya Idul Fitri atau yang biasa disebut Hari Raya Lebaran.

Bagi warga Jepara lebaran tahun ini, terasa ada yang berbeda dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini warga Jepara akan merayakan hari Raya Lebaran berbarengan dengan proses pelaksanaan tahapan pemilukada. Warga Jepara, terutama yang berkepentingan dengan pemilukada akan berlebaran sambil  menjalani tahapan dan suasana pemilukada dengan segala pernak-perniknya.

Bagi penyelenggara sendiri,  momentum ini pasti akan dimanfaatkan untuk sarana sosialisasi sukses pemilukada, sementara bagi tokoh masyarakat  yang telah dan akan mengindentifikasi dirinya sebagai bakal calon dapat memanfaatkannya untuk meraih simpati dan dukungan sekaligus memantapkan niatnya untuk maju dan meramaikan pemilukada nanti. Dan tentu saja bagi warga kebayakan, kita akan membayangkan mereka akan bersuka cita mendengarkan an menyahuti obrolan-obrolan di setiap kesempatan bersilaturrahmi mengenai seputar hajatan pemilukada kita nanti. Akhirnya jadilah hari Raya Idul Fitri tahun ini, warga berlebaran, bersilaturrahmi dan menikmati proses pemilukada.

Sebagamana diketahui, saat ini di tahapan pemilukada sedang berlangsung proses kegiatan pemutakhiran data pemilih. Tahapan ini telah dimulai dengan kegiatan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilukada (DP4) oleh Bupati kepada KPU Jepara pada tanggal 28 Juli yang lalu, dilanjutkan dengan kegiatan pembentukan petugas pemutakhiran (PPDP) oleh PPS pada tanggal 16 – 22 Agustus kemarin, kemudian kegiatan penyerahan Data Pemilih (DP) oleh KPU kepada PPS dan pada tanggal 5 September besok sampai dengan 4 Oktober, petugas akan melakukan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) data ini dengan mendatangi ke rumah-rumah warga. Petugas ini akan melakukan pengecekan nama-nama pemilih dan mendaftar bagi warga Jepara yang memenuhi syarat pemilih yang belum tercantum dalam Data pemilih (DP) tersebut.

Karena situasinya yang bersamaan dengan Rari Raya inilah yang justru akan mempermudah petugas dan menambah bobot capaian yang akan dilakukan oleh petugas. Dengan berkunjung ke rumah-rumah, petugas bisa sekaligus berhari raya sambil mendata, atau sebaliknya dengan bersilaturrahmi dalam rangka berlebaran, petugas akan mendapatkan informasi data yang lebih akurat dan tuntas.

 

Tuntas tapis

Tak bisa dimungkiri, pelaksanaan tahapan pemutakhiran yang bersamaan dengan tradisi bersilaturrahmi di Hari Raya ini memiliki nilai  guna lebih dan memudahkan petugas dalam menjalankan tugas pendataan. Tradisi lebaran bagi warga jepara adalah momentum berkumpulnya seluruh keluarga di rumah, yang biasanya jarang di rumah kerena sesuatu hal, di hari itu akan pulang  ke rumah, bahkan bagi warga yang bekerja ‘boro’ di luar daerah/kota, biasanya saat lebaran akan mudik dan berkumpul ber sama keluarga di rumah. Momentum inilah yang akan memudahkan bagi petugas untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap warga. Sekali datang ke rumah, semua anggota keluarga yang sedang berkumpul di rumah dan telah memenuhi syarat akan langsung di data sebagai pemilih (sepanjang menjadi/masih sebagai warga Jepara). Begitu pula petugas akan dapat memastikan bahwa mereka benar-benar ada untuk di data sebagai pemilih. Inilah kelebihan yang tidak akan ditemui oleh petugas seandainya kegiatan pemutakhiran data pemilih ini dilakukan tidak bertepatan dengan Hari Raya Lebaran.

Selain hal tersebut di atas, kemudahan lain yang dapat dimanfaatkan oleh penyelenggara adalah upaya KPU, PPK, PPS dan petugas dalam melakukan sosialisasi pemilukada kepada seluruh warga, bisa dilakukan sekaligus di momen lebaran ini. Dengan bersilaturrahmi, penyelenggara sekaligus  dapat melakukan sosialisasi kepada warga,  bahwa pemilukada di Jepara yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Januari akan bisa disampaikan kepada warga dan mereka harus terilabt aktif  di dalamnya berpartisipasi. Penyelenggara juga bisa menyampaikan pesan-pesan tentang perlunya pemilukada digelar dan pentingnya mereka untuk berpartisipasi.

Begitupula dengan elit-elit masyarakat Jepara, partai politik, bakal calon dan semuanya memiliki kesempatan untuk mensosialisasikan pemilukada, mensosialisasikan pencalonan dirinya dalam rangka meraih simpati dan dukungan.

Dengan demikian, dengan semakin banyaknya warga yang membicangkan pemilukada bersamaan dengan syahdunya tradisi bersilaturrahmi, tidak berlebihan kiranya, apabila penyelenggara berharap akan tuntas-tapisnya kegiatan pendataan pemilih, dan juga sosialisasi pemilukada secara massif kepada warga yang pada gilirannya pemilukada kita akan menuai sukses nantinya. Penyelenggara berharap, dengan dilaksanakan budaya dan tradisi bersilaturrahmi, pemilukada akan berjalan lebih sukses dengan derajat pertisipasi masyarakat yang tinggi. Selamat berlebaran. [Muslim Aisha]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: