“Selamat Datang Bupati Jepara Masa Depan”

(Oleh ; Muslim Aisha, Ketua KPU Jepara)

Tulisan spanduk di atas terpampang dengan jelas di bibir pojok panggung kegiatan launching tahapan dan jadwal Pemilukada 12 Juni yang lalu. Tulisan yang dipasang oleh masyarakat tersebut seolah ingin menyatakan bahwa perhelatan pemilukada kali ini harus dapat memenuhi optimisme dan harapan yang luar biasa dari publik akan tampilnya pemimpin Jepara masa depan. Dari tulisan itu, publik ingin menegaskan bahwa pemilukada kita kali ini harus dapat menghasilkan Bupati dan Wakil Bupati yang tidak saja dapat melanjutkan kepemimpinan yang sekarang ini tetapi juga bisa lebih baik lagi.

Ya, pemilukada sudah kita mulai sejak 2 (dua) bulan yang lalu, tahapan-tahapannya pun telah dilaksanakan dengan baik oleh KPU, dan kini tengah memasuki tahapan pelaksanaan, yakni tahapan pemutakhiran data pemilih, sebuah tahapan yang membutuhkan perhatian serius dari publik. Saat ini KPU sedang menyiapkan data pemilih untuk pelaksanaan tahapan tersebut. Jika dicermati secara seksama, memang ada suasana yang berbeda bila di banding pemiluikada sebelumnya. Suasana gairah dan semangat yang mengiringi pemilukada ini tidak saja terlihat pada saat acara launching yang sangat semarak kemarin, tetapi memang jauh hari sebelum tahapan dihelat, perbincangan seputar pemilukada sudah mengisi obrolan-obrolan di masyarakat. Sangat bisa dimaklumi, apabila saat ini suasana batin masyarakat, terutama elitnya tampak lebih hidup, begitu pula dinamika yang terjadi di partai politik, terasa sangat riuh dan ramai. Ada semangat yang tersembur dari benak masyarakat terutama elit-elit dan partai politik untuk mengusung calon-calonya dalam pemilukada kali ini. Sebagai penyelenggara tentu saja senang melihat respon dan antusiame publik yang seperti ini. Justru dalam kondisi seperti ini pekerjaan yang paling berat bagi penyelenggara disamping pelaksanaan tahapan, adalah bagaimana menjaga ritme dan semangat publik ini agar tetap menyala-nyala mulai dari awal sampai akhir tahapan pemilukada nanti. Karena kita pasti menyakini bahwa bagian dari kunci sukses pemilukada nanti adalah semangat tersebut, yaitu semangat berpasrtisipasi untuk menyukseskan pemilukada ini. Meskipun tugas untuk yang seperti ini tidak hanya dimiliki oleh KPU semata, tetapi juga oleh seluruh stakeholder dan masyarakat dalam menjaga optimisme publik ini dalam pemilukada kita nanti.

Menjaga optimisme, mengawal masa depan

Pemilukada mau tidak mau, suka tidak suka memang harus dilaksanakan, meskipun banyak yang bilang masyarakat kita sudah mengalami kejenuhan terhadap proses-proses politik seperti pemilukada ini. Sampai saat ini mekanisme yang masih dianggap paling dermokratis untuk menghasilkan sebuah kepemimpinan adalah melalui pemilu, sehingga seperti daerah kita Jepara yang akan segera mengakhiri periode kepemimpinannya ini, pemilukada harus segera digelar. Karena kondisi yang demikian inilah, di setiap pemilukada yang akan dilaksanakan selalu ada saja yang merasa pesimis, mereka mengagap pemilukada ini hanya sebuah ritual belaka, sebuah prosesi demokrasi yang dipenuhi oleh tranksaksional politik, kepentingan dan kekuasaan. Suatu proses yang kering dari makna perubahan, dan jauh dari harapan atau ekspektasi publik terhadap sesuatu yang lebih baik di masa yang akan datang. Sikap pesimisme inilah yang harus kita hindari, dan sebaliknya sikap optimismelah yang harus kita tumbuhkan. Maka pemilukada yang kita jalani ini harus menjadi momentum menumbuhkan semangat dan harapan publik tersebut. Kalimat seperti dalam sepanduk di atas bisa dugunakan menjadi semacam pendorong untuk membangkitkan harapan itu, sekaligus mengeliminir rasa pesimisme publik yang tengah meradang seperti sekarang ini.

Prosesi pemilukada harus dikembalikan kepada maknanya, yaitu momentum untuk memilih kembali kepemimpinan masa depan yang lebih baik. Kata-kata masa depan ini patut digaris bawahi tebal-tebal. Masa depan yang dimaksud harus bisa mencakup semakin membaiknya kesejahteraan dan terselesaikannya problem-problem masyarakat. Terlaksananya perubahan-perubahan yang lebih baik yang sebelumnya tidak terjadi, dan menghilangnya prilaku-prilaku atau tabiat buruk dalam pemerintahan, serta yang pasti adalah terpenuhinya janji-janji pemimpin pada saat kampanye pencalonannya. Dengan demikian masa depan ini pula, harus berati tampilnya figur atau sosok pemimpin yang bisa memenuhi harapan-harapan itu. Tampilnya pemimpin yang lebih cerdas, lebih berani, lebih jujur dan lebih adil dalam melaksanakan amanah rakyat. Ya, tampilnya sosok pemimpin yang ideal bagi Jepara. Nah, pertanyaaan kita berikutnya adalah bagaimana kita mewujudkan optimisme tersebut dalam pelaksanaan pemilukada kita ini?. Ada dua hal penting yang perlu kita perhatikan untuk memenuhi harapan dan mengawal masa depan tersebut, pertama ; kita harus mengawal momentum ini dengan menjaga optimisme publik tersebut, dan yang kedua ; berpartisipasi aktif di setiap proses tahapan pemilukada. Terkait dengan dua hal ini, semua stakeholder pemilukada harus didorong agar dapat menjalankan peran dan tugasnya masing-masing sesuai harapan masyarakat. Begitu pula proses pelakasanaan tahapannya, harus dijaga dari hal-hal negatif dan berpotensi menimbulkan masalah yang justru bisa mengurangi sikap optimisme publik tersebut. Proses di setiap pelakasanaan tahapan pemilukada ini harus dilaksanakan dan berjalan sesuai ketentuan yang ada. Dalam titik ini, penyelenggara (KPU dan panwas), pemerintah, partai politik, tokoh-tokoh masyarakat, pengusaha, LSM dan Organisasi kemasyarakatan serta organisasi profesi lainnya harus dapat menjalankan peran dan fungsinya secara baik dan bertanggung jawab. Demikan halnya juga masyarakat, harus mau terlibat aktif, mengawasi, memantau dan menyampaikan masukan-masukannya pada setiap proses tahapan pemilukada dijalankan. Bahkan kemauan berpartisipasi ini juga sangat dibutuhkan dalam mempengaruhi munculnya tokoh-tokoh yang akan maju dan mencalonkan diri dalam pemilukada ini, baik yang berasal dari partai politik maupun dari calon independen. Akan menjadi awal yang baik apabila tokoh-tokoh yang akan dipilih dalam pemilukada ini adalah figur-figur yang memang dikehendaki dan dapat dipercayai oleh publik. Dengan demikian siapapun pemimpin yang nanti tepilih adalah mereka yang benar-benar dapat memenuhi harapan masyarakat sebagaimana bunyi dalam sepanduk di atas. Serlamat datang Bupati Jepara masa depan !. []

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: